Wahai wanita cantik…
Ketahuilah… engkau begitu berharga.. terlalu berharga…
Engkau bagai intan berlian yang terpelihara di dalam sebuah kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi..
Engkau bukan emas campuran murahan yang diletakkan sebagai pertunjukkan.. dimana pembeli itu datang, memandang, menyentuh, dan memakaimu sewenang-wenangnya lalu meninggalkanmu seandainya hatinya tidak berkeinginan terhadapmu!!
Tidak, mereka terlalu kotor untuk itu… mereka harus terlebih dahulu membelimu dengan harga yang sangat mahal, setelah itu mereka akan dapat memilikimu sepenuhnya.. Engkau yang utuh, yang belum pernah di ‘cuba’ orang lain sebelumnya…
Wahai wanita cantik…
Jagalah amanah keindahan yang ada pada dirimu..
Berjalan saja kau terlihat menawan, belum lagi pembawaanmu yang sangat anggun, apalagi jika kau bersuara merayu, dan menampakkan apa yang tak seharusnya tampak..
jagalah itu semua saudariku,
Tutuplah auratmu…agar tak ada yang berkeinginan lain terhadapmu… lelaki jalanan itu tak pantas menikmati tubuhmu dengan memandangimu dengan pandangan menjijikkan itu! mereka terlalu kotor untukmu!
Jagalah kehormatanmu saudariku… lelaki manapun yang belum halal bagimu tak selayaknya menyentuh tubuh dan kehormatanmu, walau atas nama cinta sekalipun… sungguh, cinta dan nafsu itu berbeza..
Apakah kau khuwatir tidak ada yang menyayangimu dan menjagamu atas nama cinta?
Apakah kau takut tidak akan ada yang mengharapkanmu dan merayumu atas nama
cinta?
Wahai saudariku,
sesungguhnya lelaki yang baik itu adalah untuk wanita yang baik..
Lihatlah.. aku disini… aku sangat sedih melihat keadaanmu sekarang… aku sedih melihat para lelaki itu menzalimimu.. diri ini terasa tercabik-cabik…
Lihatlah di sekitarmu… bukan hanya aku yang menginginkan semua ini yang terbaik untukmu.. lihatlah saudara-saudara semuslim mu… walau aku tahu, diri ini turut tidak sempurna.. tapi inilah luahan hatiku agar kau sama-sama mengikutiku menuju kejalanNya Lihatlah kami.. sungguh engkau membuat air mata kami mengalir dan menitis dari mata-mata kami… kami disini sedang memikirkan dan berbuat sesuatu untukmu.. agar tak pernah lagi engkau dizalimi siapapun…
Lihatlah kedua orang tuamu… apakah mereka menginginkanmu menjadi seperti ini? Sungguh engkau bagai mutiara bagi keluargamu… mutiara yang mereka jaga sejak kecilmu sampai engkau beranjak dewasa… apakah dengan ini engkau membalasnya?Jika kau masih kurang dengan ini, maka lihatlah Allah Tuhanmu, Yang Menciptakanmu, Yang tiada henti-hentinya memberi nikmat padamu padahal tak jarang kau lupa denganNya… Ia masih memberimu nikmat udara, nikmat hidup, nikmat fisik dari tubuhmu yang indah itu.. Bayangkan, jika Ia tidak menyayangimu, mengapa tidak cabut sahaja nikmat wajahmu yang cantik dan tubuhmu yang indah?? Tapi tidak… meskipun engkau sering kali melupakanNya, nimkatNya tetap terus mengalir…
Wahai saudariku…
Biarlah hanya satu lelaki paling beruntung yang dapat menikmati dirimu seutuhnya, yakni suamimu kelak… ketika ikatan antara kalian halal dan meraih keredhaanNya… ketika suara mendayumu bukan lagi dosa tapi pahala… hanya dia yang layak, saudariku…
p / s: Girls and guys, do not confuse between love and lust alright .. beautiful women, keep your beetle is best for the future because the beetle also kept himself from doing a sin . best women for best man right ?Be the Muslimah that reference to Al-Quran:)

